Skip to main content

Ceritaku di Pesantren

Assalamualaikum, Wr. Wb.
     Ini adalah perjalanan atau kisah hidupku, tp ndak semuanya yaa ..., ya memang apa yang akan terjadi pada diri kita itu tidak bisa diduga besok kita akan kayak gimana itu pun belum tentu dengan apa yang sudah kita reng-reng. Maka dari itu jangan sekali-kali kita merasa marah karena apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan apa yang sudah kita rencanakan, karena Allah SWT itu lebih tahu apa yang terbaik untuk kita. Sebagai umat islam yang mengenal ajaran-ajaran Rosul maka kita pun juga harus tawakal, yaqin akan adanya qodo' dan qodarnya Allah, yang penting kita sudah berusaha dan berdoa tinggal kita pasrahkan saja, karena sesungguhnya yang menentukan itu hanya Allah semata.
     Awalnya memang untuk di pesantren dulu saya itu tidak ada keinginan dan hanya ingin menuntut ilmu di sekolah formal saja, tapi entah kenapa saat duduk di bangku kelas 9 SMP Negeri 1 Kenduruan pikiran saya berubah tidak ingin melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi lagi. Saya berfikir haya di pondok pesantren saja yang akan membuat kita muliya.
     Setelah saya lulus dari SMP Negeri 1 kenduruan saya hanya menunggu hari dan setelah semua atministrasi di sekolah baik itu pembayaran maupun ijasah dan yang lain beres saya langsung beranjak di pesantren di antarkan bapak saya dan om, kalo ndak salah dulu itu pakai motor astrea, eh dari rumah ndak dikasih tahu tujuannya kemana dan ternyata tempatnya di atas gunung atau kata orang tua disebut dengan (batok mengkurep) itu istilah orang jawa. Coba bayangkan saya ndak menyangka juga kalo tempatnya kayak gitu dan ternyata motornya ndak kuwat menanjaki jalanan yang lumayan tinggi itu dan mengharuskan bapak saya harus turun dan berjalan. Setelah sampai di lokasi saya langsung didaftarkan ke ruang sekretariat, dan alhamdulillah di terima di pesantren yang selama ini aku idam-idamkan, nama pesantrennya adalah "Nurussalam & Wali Sembilan" satu lembaga tapi dua nama hehehe ...
     Di sinilah tempat aku bermunajat kepada Allah, dan disini juga aku bisa menemukan arti kehidupan yang sebenarnya, karena ajaran-ajaran yang beliaunya berikan begitu gamblang, bukan haya ilmu agama saja yang di ajarkan di pesantren ini kalian mau tau ndaaaaak ....
Baca cerita selanjutnya yaa ... !!
Wassalamualaikum,Wr. Wb.

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Surat Undangan Musyawarah Wali Santri TPQ

YAYASAN WALI SEMBILAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) " AN - NUR" NSPQ : 111.1.11.11.1111 Jl. Sunan Kalijaga No. 02 Gomang Desa Lajo Lor Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Kode Pos 62361 ____________________________________________________________________________ No.               : 010 / TPQ/ AN.NUR/ III/ 2018 Lampiran        : - Perihal            : Undangan                                                     Kepada YTH,                         ...

Simulasi Pembelajaran Jenjang PAUD Tugas Kuliah Mahasiswi UT

bocah-brumbung.com/ Selamat siang, Alhamdulillah kali ini admin bisa memposting kembali.   Kali ini admin mau berbagi sedikit tutorial maupun tugas mahasiswi UT dari Dosen Pengajar. Meskipun kurang lengkap ataupun terlalu singkat untuk media pembelajaran dikarenakan waktu yang digunakan sudah ditentukan oleh Dosen maka harap dimaklumi. Semoga apa yang admin persembahkan kali ini bisa memberikan tambahan ilmu maupun pengalaman untuk kita semua amin. Langsung saja klik play pada video dibawah ini untuk memutarnya. Berikan komentar di bawah ini untuk membangun dan membenahi kekurangan admin. 

Sapi digiling Hidup - Hidup

      Subhanallah ... !!       Coba kawan - kawan sejenak kita menyimak video di bawah ini, apakah ini cara yang di ajarkan oleh agama islam ...???        Awalnya saya hanya dikasih tahu oleh teman, tapi setelah saya mencari info dan menonton sendiri saya heran dengan apa yang dilakukannya, mereka membuat mesin tidak digunakan dengan benar malah menggunakannya dengan cara kayak gitu, ehm ... dan ternyata hewan yang sudah digiling tadi malah di gunakan untuk bahan makanan kesukaan anak-anak kecil, yaitu SOSIS yang namanya sangat populer itu. Nah Ibu - ibu berhati - hatilah dalam memilihkan jajan anak - anak kalian, jangan sampai kita hanya melihat bungkusnya saja tapi kita tidak memikirkan efek dari makanan tersebut, ayow kita selamatkan anak - anak kita dari bahanya makanan yang tidak layak di konsumsi. sekali lagi Waspada dan Waspada ...